PERWUJUDAN CERITA PANJI DALAM KAMPUNG SENI KEDIRI BERTUTUR

Artikel Kediri Bertutur

Kediri Bertutur merupakan suatu konsepsi pertunjukan seni kontemporer bagi anak-anak yang mengakar pada seni budaya lokal (tradisi, wayang, tari, tembang, cerita Panji sampai situs sejarah). Perpaduan seni modern dan seni budaya lokal adalah metode kreatif yang dikembangkan Kediri Bertutur untuk menumbuhkan minat, antusias dan rasa senang bagi anak-anak dalam mengenali seni budayanya sendiri yang saat ini sudah tidak lagi populer.

ritual peribadatan bumi Sekartaji2

Kediri Bertutur lahir dari realitas kebudayaan lokal yang sudah ditinggalkan dan dianggap kuno oleh masyarakat. Padahal di sisi lain, dunia barat dari masa penjajahan sampai saat ini terus melakukan penelitian serta kajian-kajian kebudayaan lokal untuk keperluan pengembangan demi kemajuan kebudayaan barat di masa kini dan akan datang. Penelitian lewat situs sejarah kerajaan, benda-benda arkeologis dan seni budaya terus digali, dieksplorasi dan didalami dunia barat. Bahkan cerita Panji, karya asli kebudayaan lokal,keberadaannya justru berkembang dan lestari di negara manca (Thailand, Vietnam, Kamboja).

sejarah jaranan kediri2

Cerita Panji berlatar sejarah kerajaan di Jawa Timur (Panjalu dan Jenggala). Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji merupakan dua tokoh sentral dalam kisah cerita Panji. Dibalik cerita pengembaraan, peperangan dalam liku-liku perjalan kisah cinta Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji terkandung nilai-nilai kearifan lokal yang luhur. Ketuhanan, keselarasan manusia dan alam, nilai kesatriaan (kebenaran dan keadilan), keteladanan kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi dan golongan serta nilai budi pekerti merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Panji. Kandungan nilai – nilai kebaikan, kebenaran dan kebajikan dalam cerita Panji patut diteladani bagi anak-anak generasi penerus bangsa. Lewat seni pertunjukkan Kediri Bertutur mengenalkan nilai – nilai kearifan lokal pada anak-anak dengan menghadirkan kembali cerita Panji. Cerita panji hanyalah salah satu kisah dari catatan sejarah tentang kebesaran dan kejayaan peradaban yang pernah dicapai di masa Kerajaan Nusantara.

Cerita Panji dalam inspirasi Gayatri2
Pagelaran kediri Bertutur I sampai ke-IV di tahun 2012-2013 dilakukan di kampung-kampung (desa Bujel, desa Kawi dan desa Sonoageng). Pementasan dilakukan di tempat -tempat terbuka seperti di pekarangan/halaman luas yang ada di pedesaan dan perkampungan. Pertunjukkan yang dilakukan Kediri Bertutur tidak memakai konsep gedung dan panggung. Bentuk pagelaran kesenian Kediri Bertutur dilakukan dengan keliling dari kampung ke kampung atau desa ke desa dengan membawa tema cerita Panji. Pagelaran seni budaya Kediri Bertutur dibuat dan dirancang untuk menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat akan tradisi, seni dan budayanya sendiri. Dalam pementasannya, Kediri Bertutur melibatkan para dalang (wayang kulit dan krucil) untuk berdongeng mengisahkan cerita Panji pada anak-anak dan masyarakat.

Wayang Angkrok Cerita Panji2

Jaranan2
15 Maret 2015, pagelaran seni budaya Kediri Bertutur dipentaskan di area situs sejarah Gua Selomangleng di kota Kediri, Jawa Timur. Situs sejarah Gua Selomangleng adalah situs Dewi Kilisuci puteri dari permaisuri Raja Airlangga pendiri Kerajaan Kahuripan yang berada di Jawa Timur. Dewi Kilisuci lebih memilih menjadi pertapa atau resi daripada jadi raja penerus tahta ayahnya (Airlangga). Kisah cerita Dewi Kilisuci sebagai resi hanyalah sepenggal kisah peristiwa sejarah dari situs Gua Selomangleng. Karya fragmen tari yang ditampilkan Kediri Bertutur di situs Dewi Kilisuci mengangkat tema tentang Dewi Sekartaji (cerita Panji). Dewi sekartaji adalah puteri mahkota dari kerajaan Panjalu/Kediri. Kepribadian yang di miliki Dewi Sekartaji sebagai seorang wanita bisa menjadi sumber inspirasi bagi perempuan indonesia.
Dewi Sekartaji adalah perempuan ksatria (dari cerita Candra Kirana), serta sosok wanita berilmu pengetahuan luas, berbudi pekerti, sabar dan tabah (dari cerita Panji Semirang). Kediri Bertutur juga berkolaborasi dengan seniman lokal mengangkat tembang Ande-ande Lumut dan Entit (cerita Panji) dalam bentuk tari dan lagu. Cerita Entit adalah kisah yang mengangkat keselarasan manusia dan alam serta tradisi panen raya. Sementara kisah Ande-Ande Lumut menceritakan kisah kesetiaan dan ketulusan seorang perempuan. Kolaborasi Kediri Bertutur dengan seniman tradisi kesenian Jaranan menjadi penutup tampilan pementasan di situs Gua Selomangleng.

IMG_0718
Pagaleran seni budaya Gua Selomangleng dimaksudkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat akan pentingnya belajar dari peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi di masa lalu. Peristiwa sejarah adalah cermin bagi generasi penerus bangsa untuk terus melangkah maju demi kejayaan peradaban Indonesia. Sejarah memiliki peranan penting dalam membentuk karakter manusia Indonesia yang bermartabat.

Di awal bulan Maret 2015 Kediri bertutur bersama-sama mahasiswa UI program Periklanan Internasional angkatan 2013 membuat kegiatan pemberdayaan anak-anak dan masyarakat di Kampung Gedang Jakarta Selatan. Kegiatan pemberdayaan yang dibuat diberi Tema “Kreatifitas Anak Kampung Gedang.” Kegiatan ini juga terinspirasi dari cerita Panji. Lewat kegiatan kreatifitas, anak-anak dan warga Kampung Gedang diajak untuk sadar dan cinta lingkungan. Tradisi panen raya masyarakat tempo dulu menjadi sumber ide lahirnya kegiatan di Kampung Gedang. Anak-anak dan warga di ajak menanam jagung di perkampungan yang sempit dan penuh barang-barang bekas (rosok). Pengumpul barang bekas (rosok) adalah mata pencaharian utama warga di Kampung Gedang. Saat menunggu panen jagung, anak-anak Kampung Gedang diajari berbagai kreatifas lewat workshop oleh mahasiswa UI program Periklanan Internasional angkatan 2013. Gelar karya kreatifitas anak-anak di Kampung Gedang diadakan saat masa panen jagung tiba.

Berdoa memohon berkah saat memberi pupuk tanaman benih jagung di kampung gedang2

Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terciptanya iklim kebersamaan, kerukunan dan semangat gotong royong di warga Kampung Gedang. Cerita Panji bukan hanya sekedar karya sastra, folklor (cerita rakyat), buku bacaan penghantar tidur serta teman bacaan pengisi waktu luang. Cerita Panji adalah tuntunan dan sumber ilmu pengetahuan.

Para Mahasiswa UI program periklanan internasional bersama anak-anak kampung gedang2

Pagelaran seni Kediri Bertutur ke-V, 11 April 2015 di desa Sonoageng Prambon, Nganjuk mengangkat sejarah kerajaan Majapahit. Dunia mengakui kebesaran dan kejayaan Kerajaan Majapahit, akan tetapi banyak dari kita sendiri yang tidak mengetahui, melupakan atau bahkan menganggap kejayaan dan kebesaran Majapahit hanya dongeng belaka. Puncak kejayaan dan kebesaran kerajaan-kerajaan di Nusantara ada di panji-panji Majapahit. Puncak kejayaan dan masa keemasan Kerajaan Majapahit terjadi saat era Raja Hayam Wuruk bersama Mahapatih Gajah Mada. Kejayaan Kerajaan Majapahit sudah dirintis oleh raja-raja pendahulu sebelum Hayam Wuruk. Wilayah nusantara telah berhasil disatukan oleh Gajah Mada di masa Raja Hayam Wuruk. Kerajaan Majapahit adalah negara maju. Hubungan perdagangan dengan kerajaan di Asia berkembang pesat, tata hukum negara sangat bagus, toleransi beragama berjalan baik, memiliki kekuatan armada maritim yang besar, serta sektor pertanian sangat produktif.

kediri bertutur ke-5_11 April 20152
Karya tari Kediri Bertutur kali ini mengangkat sosok perempuan di balik kebesaran Majapahit. Gayatri putri raja Kertanegara (raja terakhir Singasari) adalah sosok perempuan itu. Karya tari berjudul “Matahari Majapahit” mempresentasikan tokoh perempuan hebat Gayatri. Semasa kecil, Gayatri sangat mengagumi cerita Panji. Cerita panji menjadi sumber inspirasi Gayatri dalam membangun dan mengembangkan Kerajaan Majapahit.
Kediri Bertutur tidak hanya bergerak di bidang seni dan budaya saja. Kediri Bertutur juga fokus di wilayah pengembangan ilmu pengetahuan di bidang komunikasi. Pertengahan bulan April 2015, Kediri Bertutur mengadakan workshop keilmuan di Universitas Muhammadiyah (UnMuh) Malang. Workshop sehari di UnMuh Malang mengambil tema, “Ide Komunitas Marketing, Sebuah Desain Integrasi Dalam Dunia Komunikasi.” Komunitas Marketing memposisikan komunitas sebagai wadah dimana kolaborasi membentuk budaya yang memberikan inovasi, pemahaman dinamika konsumen serta menciptakan karya-karya baru. Komunitas memiliki potensi yang kuat dimana memiliki nilai-nilai antara lain: kebersamaan, kerjasama, dan rasa gotong royong yang bersifat mengikat. Komunitas memiliki kekuatan konten kreatifitas, inovasi dan seni & budaya yang bersifat edukasi. Ini merupakan perantara komunikasi yang akan memperkuat nilai-nilai dan menjalin hubungan dengan para anggotanya. Adanya kolaborasi dan partisipasi antar para anggota dimana komunitas merupakan segmen pasar yang terikat karena memiliki nilai yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s