Nasionalisme Generasi Muda oleh Pradinia Windoe

Inspirasi Kediri Bertutur

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki keberagaman tradisi, namun tidak semuanya memperdulikan kebudayaan yang kita miliki. Salah satu sifat yang harus kita miliki sebagai generasi penerus bangsa Indonesia adalah nasionalisme. Kekurangan anak-anak muda masa sekarang adalah rasa kebanggaan untuk menjadi warga negara Indonesia yang makmur sumber daya alam serta kaya akan seni dan budaya ini. Masa modern memang telah memperluaskan keilmuan manusia ke seluruh dunia, tetapi itu juga menyebabkan globalisasi yang mempengaruhi pola pemikiran anak muda sekarang. Indonesia bukan negara yang paling diketahui di dunia, karena kurang diangkat di media dibandingkan negara-negara yang sudah mendunia seperti Amerika, Inggris, Paris, dll. Negara-negara yang sudah terkenal itu biasanya yang menjadi trend-setter dan Indonesia ketinggalan karena pengaruh negara kita kurang berdampak pada dunia sekarang.
Walaupun situasi yang dihadapi sulit, generasi muda seharusnya bisa mempromosikan kebudayaan Indonesia yang beragam dan memberi nama baik untuk negara dan bangsa. Salah satu program yang melestarikan budaya Indonesia adalah 40 days in Europe yaitu
pertunjukkan angklung yang dilakukan oleh anak-anak muda yang berasal dari Indonesia. Empat puluh orang berasal dari Jawa Barat sekarang berada di London di mana mereka dijadwalkan untuk bertampil lagu-lagu khas Indonesia seperti Jali Jali. Maulana Syuhada
adalah koordinator acara tersebut, semua di mulai saat ia mendapat SMS untuk mengatur perjalanan angklung ini. Kelompok 40 days in Europe sudah berhasil mengelilingi sebagian besar Eropa dan mereka tetap tampil sampai sekarang. Mereka telah membuktikan bahwa
mereka itu bangga untuk menjadi warga negara dengan mempromosikan lagu-lagu tradisional Indonesia secara internasional.
Jadi nasionalisme itu apa sih? Nasionalisme adalah suatu paham dan sikap politik dari masyarakat suatu banga yang mempunyai kesamaan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian masyarakat suatu bangsa tersebut merasakan adanya kesetiaan yang mendalam terhadap bangsa itu sendiri. 1
Nasionalisme dapat dirumuskan sebagai satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara dengan mewujudkan satu identitas yang dimiliki sebagai ikatan bersama dalam satu kelompok. 2

 

Menurut aku, nasionalisme adalah rasa kebanggaan terhadap negara asal, karena individual tersebut merasa mereka menemukan rumah di mana mereka merasa nyaman dan aman.
Seorang individual bisa mereka suatu keterikatan terhadap negara asalnya, karena itulah tempat di mana mereka bertumbuh selama sebagian besar hidup mereka. Hal-hal yang mereka capai mereka akui sebagai aksi yang mereka lakukan untuk negara untuk
mensejahterakan dan mengharumkan nama negara, agar lebih makmur dan maju.
Sebenarnya apa pentingnya nasionalisme? Nasionalisme itu penting karena memotivasikan generasi muda untuk memajukan negara kita. Nasionalisme bisa menyatukan satu bangsa untuk bekerja sama sebagai organisasi yang besar untuk menaklukkan segala tantangan yang muncul. Persatuan adalah salah satu unsur yang penting untuk suatu negara, karena dapat menggabungkan satu bangsa yang saling mendukung dan peduli terhadap sesama.
Nasionalisme bisa mengembangkan perasaan keterikatan kepada seorang individual terhadap negaranya.
Keterikatan itu akan menimbulkan kesetiaan, karena individual tersebut akan merasa bahwa dia memiliki hubungan yang kuat dengan tempat asalnya. Jika perasaan itu sudah matang, maka para individual tersebut akan memiliki keinginan untuk memajukan negara agar negara lebih sejahtera. Kalau satu orang bisa membuat perubahan, satu bangsa
bisa mencapai hal-hal yang lebih luar biasa. Apakah hal-hal yang bisa menyebabkan hilangnya nasionalisme pada kalangan muda sekarang?

1. Pertama adalah sistem pemerintahan kita yang kurang tegas dan disiplin. Keadaan pemerintahan sekarang masih kurang ideal, karena masih ada terjadinya kasus-kasus korupsi dan lainnya. Semua kasus-kasus tersebut membuat para pemuda merasa
kecewa karena negaranya tidak bisa mencapai hal-hal yang negara-negara lain bisa. Pemerintahan kita sekarang tidak memenuhi kriteria untuk menjadi pemimpin yang ideal, karena mereka telah berkali-kali mengecewakan kita dengan mencuri uang negara dan menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk mengambil keuntungan untuk mereka sendiri.

2. Kedua, kekurangan rasa nasionalisme orang-orang sekitar. Kalangan muda lebih mudah terpengaruh oleh orang-orang yang mereka kenal, seperti keluarganya. Jika keluarganya sendiri tidak merasa terikat dengan bangsa Indonesia, maka mereka akan cenderung memikir kenapa mereka harus peduli juga.

3. Ketiga, timbulnya rasa egois pada generasi muda. Pada jaman sekarang, banyak anak-anak yang beruntung yang bisa bersekolah tetapi mereka tidak menyadari betapa susahnya orangtuanya kerja untuk membayar uang sekolah. Terkadang anak-anak sekarang tidak bersyukur atas apa yang mereka punya dan menyiakan kesempatan mereka untuk menjadi yang terbaik dalam hal yang mereka lakukan.

4. Keempat, Indonesia belum mencapai hal-hal yang bisa diraih oleh negara-negara lain, maka itu bisa menyebabkan kalangan remaja sekarang untuk tidak merasa bangga dengan negaranya sendiri. Indonesia sekarang masih dalam keadaan berkembang, karena masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki, seperti etika bangsa dalam memenuhi peraturan. Sering kali kita membuang sampah sembarangan karena tempat sampahnya jauh jadi kita letakkan di selokkan got, tetapi itu bukan cara pemikiran yang benar dan harus diperbaiki. Karena membuang sampah sembarangan, pada saat hujan deras pasti akan banjir, karena selokkan gotnya tertutup oleh sampah masyarakat.

5. Terakhir adalah pengaruh globalisasi yang telah mempengaruhi generasi muda kita sekarang. Banyak remaja yang memilih kebudayaan negara lain, karena mereka merasa bahwa kulturnya lebih menarik dan trendy. Padahal, negara kita memiliki kebudayaan yang beragam dan unik. Banyak hal yang bisa mempengaruhi anak muda sekarang untuk
tidak mencintai Indonesia, tetapi itu harus dihentikan sekarang.

Negara Indonesia adalah asal kita dan harus dihargai. Para pahlawan Indonesia telah berusaha susah payah untuk membuat Indonesia merdeka, maka kita sebagai penerus bangsa harus meneruskan rasa semangat untuk mensejahterakan negara kita ini. Salah satu perusahaan dari industri kreatif yang telah mengekspresikan rasa nasionalisme terhadap Indonesia adalah Bierkko, yang didirikan oleh Trias Affiandy, Syahrul Mulia, Nevi Rotorasiko, dan Yorika Rotorasiko. Mereka bisa membuat barang barang yang lama menjadi baru lagi dengan mendesain kembali alat tersebut. Mereka menggabungkan alat yang lama dengan yang baru, semacam recycling, lalu menyatukannya dengan peralatan yang baru
agar bisa berfungsi kembali. Bierkko mendeskripsikan gayanya sebagai “industrial vintage” karena itulah konsep bisnis mereka. Hal-hal yang mereka perbarui merupakan aksesoris seperti lighting, furnitur, dan fashion accessories. Bierkko telah berhasil mendapat perhatian para pembeli karena mereka memiliki desain yang unik dan berkualitas.
Selain itu, ada juga Iwet Ramadhan yang membuat pakaian batik untuk berbisnis. Nama perusahaannya Tik Tshirts yang menjual baju batik secara online. Tujuan dia membuat bisnis tersebut adalah untuk mempromosikan batik, yaitu khas Indonesia, dan memperbaruinya dengan gaya trend sekarang agar remaja mau menggunakannya.
Desain batik mereka itu lokal dan menggunakan bahan yang berkualitas, maka masyarakat akan tertarik untuk membeli.

 

Salah satu artis yang bernama Edhi Sunarso juga terkenal sebagai pejuang bangsa. Edhi lahir pada tanggal 2 Juli 1932 dan berasal dari Jawa Tengah. Saat dia muda dia menjadi prajurit, tetapi dia lama-lama menjadi lelah karena kegiatannya yang berat. Lalu, dia
melanjutkan pendidikannnya ke Akademi Seni Rupa Indonesia dan lulus pada tahun 1955. Karyanya yang terkenal adalah Patung Pancoran yang tingginya 9 meter dan terbuat dari perunggu. Edhi Sunarso tidak pernah membuat patung sebesar yang diperintahkan
oleh Soekarno, tetapi demi bangsa dia berani melakukannya. Pada saat itu dia tidak diberikan dana oleh Presiden Soekarno untuk membuat monumennya, tetapi dia rela mengorbankan dirinya dalam hutang untuk membuat patung tersebut sampai dia menggadaikan rumahnya.

 

Banyak orang telah mengorbankan waktu dan tenaga untuk Indonesia, kami sebagai generasi muda harus meneruskan semangat itu! Pahlawan-pahlawan Indonesia telah susah payah membuat Indonesia merdeka, kita jangan sampai kalah semangatnya dan
berusaha sekeras-kerasnya untuk Indonesia yang terbaik.

 

footnote: 1 Alirastra, Risanda. 2015. Semangat Nasionalisme Indonesia Generasi
Muda. http://www.kompasiana.com/risandaabe/semangat-nasionalisme-
2 Aini, Erra Fazira. Pentingnya Rasa Nasionalisme Bagi Kelangsungan Hidup
Bangsa dan Negara. https://errafaziraaini.wordpress.com/ppkn-3/75-2/ (3
September 2016)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s